Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Kalkulator Deteksi Stunting (Kalkulating) dalam Program TANGKAS untuk Meningkatkan Kapasitas Orang Tua Balita dan Kader dalam Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Ratna Suminar; Daniel Akbar Wibowo; Yoga Ginanjar; Kartikasari Kartikasari
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25824

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak serta memerlukan upaya pencegahan sejak dini melalui peningkatan kapasitas keluarga dan kader dalam stimulasi tumbuh kembang anak. Keterbatasan pengetahuan orang tua mengenai pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dini stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua balita serta kader melalui optimalisasi pemanfaatan Kalkulator Deteksi Stunting (Kalkulating) dalam Program TANGKAS (Tanggap Keluarga Atasi Stunting) di Desa Cidolog, Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi penggunaan aplikasi, pendampingan praktik, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pretest dan posttest terhadap 18 orang tua balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi. Sebelum intervensi, sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (72,2%) dan kurang (27,8%), sedangkan setelah kegiatan mayoritas peserta berada pada kategori baik (72,2%), diikuti kategori cukup (16,7%) dan kurang (11,1%). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa, Puskesmas, Tenaga Kesehatan, Dosen, dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh sehingga pelaksanaan berjalan dengan baik. Optimalisasi Kalkulating terbukti menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk melakukan stimulasi tumbuh kembang dan deteksi dini stunting secara mandiri. Keberlanjutan program melalui kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.