Kegiatan abdimas dilaksanakan di UMKM Rempeyek Mangkok, Perumahan Bumi Gedangan Indah, Sidoarjo, dengan tujuan meningkatkan pemahaman perhitungan HPP, penyusunan laporan keuangan, pemasaran digital, branding kemasan, serta kapasitas produksi melalui mesin teknologi tepat guna. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pemilik usaha dalam menghitung HPP, menentukan harga jual, serta mencatat laporan keuangan. Kegiatan juga mendorong pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar dan menciptakan kemasan menarik yang konsisten dengan identitas merek, sehingga produk lebih mudah dikenali dan bersaing di pasar. Dari sisi produksi, pengadaan mesin spinner mempercepat proses penirisan minyak, menghasilkan rempeyek yang lebih kering, renyah, dan tahan lama. Mesin penggiling bumbu mempercepat persiapan bahan dan menghasilkan tekstur bumbu halus serta konsisten. Mesin cap sealing mempermudah pengemasan sekaligus menjaga kebersihan, keamanan, dan ketahanan produk sesuai standar pemasaran modern. Produktivitas meningkat sekitar 35–40%, dengan waktu produksi berkurang hampir setengah, kualitas produk lebih stabil dari segi rasa, tekstur, dan kemasan, serta ketahanan produk meningkat dari tiga menjadi empat minggu. Secara keseluruhan, kegiatan abdimas berhasil meningkatkan efisiensi, kualitas, pemasaran, dan daya saing UMKM secara menyeluruh. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada SDGs No. 8 dengan menciptakan peluang kerja tambahan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas produksi, dan memperluas akses pasar sehingga mendukung pencapaian pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.