Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI PENGOLAHAN IKAN LAUT: DARI RUCAH MENJADI CRISPY BABY IKAN BERSAMA SISWA MA MUHAMMADIYAH 9 LAMONGAN Aminin; Andi Rahmad Rahim; Sutrisno Adi Prayitno
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i4.10760

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Gresik di Ponpes MA Muhammadiyah 9 Al Mizan Lamongan. Program ini mengusung tema “Inovasi Pengolahan Ikan Laut: Dari Rucah Menjadi Crispy Baby Ikan”, sebagai bentuk kontribusi akademik dalam pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan kapasitas siswa pondok pesantren. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: penyampaian materi budidaya rumput laut, pelatihan pengolahan ikan rucah, dan praktik langsung pembuatan produk olahan. Materi budidaya rumput laut bertujuan mengenalkan komoditas alternatif yang bernilai ekonomi tinggi dan mudah dibudidayakan di lingkungan pesantren. Sementara itu, pelatihan pengolahan ikan rucah menekankan pentingnya pemanfaatan hasil tangkapan sampingan yang selama ini kurang dimanfaatkan, dengan pendekatan inovatif dan aplikatif. Praktik pengolahan dilakukan secara langsung oleh siswa, dimulai dari proses sortasi ikan rucah, marinasi, pengeringan, hingga penggorengan dengan teknik panas optimal. Produk akhir berupa Crispy Baby Ikan dikemas dan diberi label sederhana sebagai bentuk awal branding. Kegiatan ini juga melibatkan praktisi bisnis digital yang membimbing siswa dalam membuat toko online dan memahami strategi pemasaran melalui media sosial. Luaran kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam budidaya dan pengolahan hasil laut, terciptanya produk olahan siap jual, serta dokumentasi kegiatan dalam bentuk narasi, foto, dan video. Program ini berhasil membangun semangat kewirausahaan, kreativitas, dan kemandirian siswa, serta membuka peluang integrasi kegiatan pengabdian dalam kurikulum kewirausahaan sekolah.