Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Desa Durian Melalui Program KKN Terintegrasi: Penguatan Kesehatan, Ekonomi Sosial, dan Pendidikan Paizin; Siti Fadilah; Rati Rati; Mahrus Ali; Suhendi Suhendi; Saripan Saripan; Sri Purwanti; Susiyana Susiyana; Mohlis Mohlis; Yuni Firayanti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran kontekstual melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan desa. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan KKN UNU Kalbar Kelompok 24 di Desa Durian dengan fokus pada optimalisasi potensi desa melalui program terintegrasi di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Penyusunan program didasarkan pada pengamatan awal, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta potensi yang dapat dikembangkan. Program yang dilaksanakan meliputi bimbingan belajar, gerakan literasi, edukasi motivasi pendidikan, pendampingan belajar mengajar, pendampingan TPA, pembelajaran Al-Qur'an dan doa sehari-hari, tahlilan, pelatihan bilal dan khutbah, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi gizi keluarga, pendampingan Posyandu, senam, gotong royong, kegiatan bersama pemuda dan Karang Taruna, perlombaan anak-anak, serta pendataan dan pengembangan UMKM melalui branding dan pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat, meskipun ditemukan kendala berupa perbedaan kemampuan peserta, keterbatasan waktu, keterbatasan sarana, serta pengetahuan yang belum merata mengenai branding dan media digital. Kendala tersebut ditangani melalui pendampingan bertahap, koordinasi, pembagian tugas, dan penyesuaian kegiatan dengan kondisi masyarakat. Kegiatan KKN menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat menjadi dasar penguatan kapasitas masyarakat dan keberlanjutan program desa.