Belajar merupakan suatu kegiatan yang mendidik. Nilai-nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dan pendidik. Untuk memajukan bangsa, tidak ada pilihan lain yang tepat selain memperkenalkan Pendidikan sebagai wujud ikhtiar manusia untuk menumbuhkembangkan potensi baik lahiriah maupun batin sesuai dengan nilai dan budaya Masyarakat. Dalam pembelajaran diperlukan media dan teknologi. Media sendiri berasal dari bahasa latin medio yang berarti perantara atau pengantar. Media pembelajaran dan teknologi di ppkn diharapkan mampu membantu memotimasi dan merancang aktifitas siswa dalam belajar disekolah. Media pembelajaran digunakan dalam rangka membangun komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Terlebih lagi perkembangan Pendidikan saat ini sangatlah cepat khususnya perkembangan Pendidikan digital di Indonesia. Teknologi tersebut kita bisa dapatkan segala sesuatu dengan cepat, seperti bahan ajar. Dalam proses pembelajaranya pengajar bisa menyampaikan materi pembelajaran menggunakan media - media seperti proyektor, audio visual, pengembangan game education. Hal itu dilakukan agar dapat disampaikan oleh guru dan diterima oleh siswa. Dalam proses pembelajarannya pengajar bisa menyampaikan materi pembelajaran menggunakan media–media seperti proyektor, audio visual, pengembangan game education, hal itu dilakukan agar dapat mempermudah para siswa dalam menyerap atau menerima suatu materi yang disampaikan oleh guru dan proses pembelajarannya lebih efektif. Itulah pentingnya teknologi digital yang digunakan pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan karena pendidikan tersebut memiliki tujuan tertentu, seperti menanamkan nilai–nilai ideologi pancasila.