Suyadi, Suyadi Suyadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBENTUKAN GEOMETRI PAHAT BUBUT PADA PROSES PERAUTAN MODEL POROS PROPELLER Suyadi, Suyadi Suyadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.505 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3195

Abstract

Pembuatan model poros propeller kapal  untik pengujian memerlukan  ketelitian tinggi. Proses pembuatan model tersebut menggunakan mesin bubut, penggunaan pahat bubut menuntut keseragaman geometri pada sisi-sisi pahat untuk mendapatkan ketajaman mata potong pahat . Dari dasar tersebut maka, geometri pahat bubut berguna untuk menentukan sudut yang sesuai dengan tujuan menghasilkan benda kerja ( poros propeller ) dengan nilai tingkat kekasaran atau halus.  pembentukan geometri pahat bubut, semakin besar sudut potong maka semakin halus hasil benda kerja ( poros propeller ) atau tingkat kekasaran semakin rendah
PEMBENTUKAN GEOMETRI PAHAT BUBUT PADA PROSES PERAUTAN MODEL POROS PROPELLER Suyadi, Suyadi Suyadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.505 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3195

Abstract

Pembuatan model poros propeller kapal  untik pengujian memerlukan  ketelitian tinggi. Proses pembuatan model tersebut menggunakan mesin bubut, penggunaan pahat bubut menuntut keseragaman geometri pada sisi-sisi pahat untuk mendapatkan ketajaman mata potong pahat . Dari dasar tersebut maka, geometri pahat bubut berguna untuk menentukan sudut yang sesuai dengan tujuan menghasilkan benda kerja ( poros propeller ) dengan nilai tingkat kekasaran atau halus.  pembentukan geometri pahat bubut, semakin besar sudut potong maka semakin halus hasil benda kerja ( poros propeller ) atau tingkat kekasaran semakin rendah