Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of Marine Current Turbine Placement Location in Suramadu Bridge - Indonesia Mujahid, Ahmad Syafiul; Erwandi, Erwandi
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 60 No 1 (2018): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.491 KB) | DOI: 10.36842/jomase.v60i1.73

Abstract

Marine current turbine is a system of marine current power plant to produce renewable electrical energy derived from marine currents. After marine current turbine successfully tested in Larantuka Strait in 2010, then in 2015 marine curent turbine team from BPPH-BPPT has conducted a study for placement of marine current turbine test that located in Suramadu Bridge, Madura Strait, East Java, Indonesia. This study uses survey data technique by direct measurement; Type of survey that is conducted using sampling technique by sampling method: purposive sampling or judgemental sampling. the subject of sampling data is marine current velocity data and ocean depth data which is chosen by researcher in the waters around the pile 56 to pile 57 under Suramadu Bridge. Measurements were conducted using instruments measurement: portable sounder, flow meter, and GPS. The measurement showed average depth: 11.4 meters and average marine current velocity: 1.3 m/s. By using the Betz Law Equation then the largest electric power can be obtained: 4.507 kW that located at 4.5 meters from pile 56 location. The Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation is conducted to obtain the position of marine current turbine placement in order that turbine blades can rotate at optimum marine current speed. The optimum placement result of marine current turbine is located at 6.3 meters from piles 56 to the center of turbine, and the furthest distance from pile 56 to the turbine blade is 8.1 meters.
ANALISA PENGARUH VARIASI LAJU KECEPATAN PADA MODEL KAPAL SELAM DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK Mujahid, Ahmad Syafiul; Utina, Ridwan
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 11 No. 2 (2017)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu variabel yang berpengaruh terhadap aspek hidrodinamik kapal selam adalah bentuk badan kapal. Pengembangan bentuk kapal selam yang hidrodinamis dimulai dengan bentuk badan kapal yang streamline. Bentuk body yang streamline ini dapat mempengaruhi tahanan kapal. Dengan menggunakan perangkat lunak berbasis numerik dapat dianalisa pengaruh variasi laju kecepatan terhadap variasi distribusi tekanan yang terjadi pada lambung kapal selam, arah aliran fluida saat kapal selam bergerak, streamline desain kapal selam. Dalam paper ini dilakukan analisa pengaruh peruabahan kecepatan terhadap salah satu komponen gaya tahanan kapal selam yakni pressure drag.
PEMODELAN NUMERIK HIDROELASTIS KAPAL FRIGATE Nugroho, Wibowo Harso; Yuniati; Mujahid, Ahmad Syafiul
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2014)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal perang jenis frigate merupakan kapal cepat yang mempunyai froude number berkisar antara 0,4–0,5. Pengaruh beban slamming pada kerusakan kelelahan material cukup besar dan mengganggu kinerja peralatan elektronik maupun mekanik yang ada di kapal perang saat beroperasi. Pemodelan Hidroelastis Kapal Frigate ESC40DV dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu model prototype struktur lambung kapal perang kelas frigate yang mempunyai tingkat kehandalan yang baik terhadap beban hidroelastis slamming melalui pengaturan bentuk rencana garis (lines plan) struktur lambung tersebut. Dalam penelitian ini nilai beban hidroelastis dianalisa melalui serangkaian perhitungan menggunakana metode numerik elemen hingga, dengan beban pendekatan memakai strip teori. Dari pemodelan diketahui bahwa moda ke-dua kering (dry mode) getaran untuk frigate sebesar 5.2267 Hz dan saat di air mode ke-dua (wet mode) bergeser menjadi sebesar 5.7142 Hz dikarenakan adanya tambahan damping hidrodinamika. Respon harmonik slaming maksimum untuk tekanan dan tegangan struktur pada badan frigate terjadi pada 6,3 MPa dan 69.45 MPa.