Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses belajar siswa, termasuk dalam pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis. Kemampuan tersebut memerlukan dukungan proses pembelajaran yang memungkinkan siswa memanfaatkan teknologi secara optimal untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 40 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data pemanfaatan TIK diperoleh melalui angket, sedangkan data kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh melalui instrumen tes. Instrumen tes dan non-tes terlebih dahulu dilakukan validasi konstruk untuk menguji kualitas instrumen. Data dianalisis menggunakan statistik parametrik melalui uji regresi linear sederhana dan korelasi dengan bantuan software SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa mencapai skor 79,95 dengan simpangan baku 10,19; (2) sebanyak 67,5% siswa berada pada kategori tinggi dan sedang dalam pemanfaatan TIK; (3) analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 56,582 + 2,302X dengan arah hubungan positif; (4) kekuatan hubungan antarvariabel berada pada kategori sangat kuat dengan nilai koefisien korelasi r = 0,892; dan (5) terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan TIK dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan TIK secara optimal dapat mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sehingga integrasi TIK dalam proses pembelajaran matematika perlu diperhatikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematis.