Andi Ikhsan
Universitas Katolik Soegijapranata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Analisis Kesulitan Guru di Sekolah Dasar Andi Ikhsan; Ria Anggraini Puspita
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.567

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pilar penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut guru untuk merancang pembelajaran yang responsif terhadap keberagaman kebutuhan, minat, dan profil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru sekolah dasar dalam mengoptimalkan pembelajaran berdiferensiasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menggunakan pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini mensintesis berbagai temuan empiris dari studi-studi terkait implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru menghadapi berbagai kesulitan dalam tiga tahapan utama: (1) tahap perencanaan, meliputi pemetaan kebutuhan belajar siswa yang beragam dan penyusunan modul ajar yang terintegrasi diferensiasi konten, proses, dan produk; (2) tahap pelaksanaan, mencakup manajemen kelas yang kompleks, keterbatasan waktu, dan kesulitan menerapkan strategi yang sesuai dengan keberagaman siswa; dan (3) tahap evaluasi, terutama dalam menentukan penilaian yang adil dari produk belajar yang bervariasi. Faktor-faktor yang memperparah kesulitan ini meliputi minimnya pelatihan dan pendampingan, keterbatasan sarana dan prasarana, jumlah siswa yang banyak, serta kesenjangan infrastruktur digital antara sekolah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pelatihan berbasis praktik, pembentukan komunitas belajar profesional, serta kebijakan pemerataan infrastruktur dan dukungan administrasi yang berkelanjutan untuk mengatasi kesulitan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara optimal.