Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Perforasi Bifurkasi Iatrogenik dan Apeks Terbuka Menggunakan Mineral Trioxide Aggregate pada Gigi Molar Pertama Atas: Laporan Kasus Hilma Khoerunnisaa; Meirina Gartika
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6406

Abstract

Perawatan gigi dengan apeks terbuka menjadi tantangan klinis, terutama jika disertai perforasi bifurkasi yang dapat menurunkan prognosis akibat keterlibatan jaringan periodontal. Laporan kasus ini bertujuan memaparkan penatalaksanaan apeksifikasi dengan Mineral Trioxide Aggregate (MTA) pada gigi molar permanen dengan komplikasi perforasi bifurkasi. Seorang pasien perempuan usia 12 tahun dengan diagnosis pulpitis irreversible pada gigi 16 mengalami perforasi bifurkasi iatrogenik saat ekskavasi karies. Penanganan segera dilakukan dengan penutupan perforasi menggunakan MTA. Perawatan dilanjutkan dengan pemberian kalsium hidroksida sebagai medikamen intrakanal, kemudian dilakukan apeksifikasi menggunakan MTA sebagai apical plug, diikuti obturasi saluran akar. Evaluasi klinis dan radiografis menunjukkan hasil yang baik tanpa tanda inflamasi lanjutan. Penggunaan MTA terbukti efektif dalam menutup perforasi sekaligus membentuk barier apikal. Keberhasilan perawatan ditentukan oleh penanganan yang cepat, kontrol infeksi, dan pemilihan material yang tepat. Penggunaan Mineral Trioxide Aggregate (MTA) pada kasus apeksifikasi dengan perforasi bifurkasi menunjukkan hasil klinis dan radiografis yang baik. Keberhasilan perawatan dipengaruhi oleh penanganan perforasi yang cepat, kontrol infeksi, serta pemilihan material yang tepat.