ABSTRACT Employee performance in educational organizations is not only related to individual ability but also to leadership conditions, job satisfaction, and organizational culture. However, studies that simultaneously describe the relationships of these three aspects with employee performance in madrasah contexts remain limited, making this research important for providing empirical evidence for management. This study aimed to analyze the relationships of transformational leadership style, job satisfaction, and organizational culture with employee performance at MTs Negeri 3 Karanganyar. The study employed a quantitative approach with an associative design and involved 35 employees selected through quota sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using simple linear regression and Spearman Rank correlation. The results showed a positive and statistically significant relationship between work motivation and employee performance, with a t-value of 4.356 and significance of 0.000. Dimensionally, transformational leadership showed a strong correlation with employee performance (rₛ=0.610), while job satisfaction (rₛ=0.419) and organizational culture (rₛ=0.404) showed moderate correlations. In conclusion, these three aspects were positively related to employee performance and may inform educational organization management. The findings may support evaluation of leadership, working conditions, organizational culture, and future research using comprehensive models. ABSTRAK Kinerja pegawai dalam organisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga dengan kondisi kepemimpinan, kepuasan kerja, dan budaya organisasi. Namun, kajian yang secara bersamaan menggambarkan keterkaitan ketiga aspek tersebut dengan kinerja pegawai pada konteks madrasah masih perlu diperkuat, sehingga penelitian ini penting untuk memberikan gambaran empiris bagi pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan gaya kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan budaya organisasi dengan kinerja pegawai di MTs Negeri 3 Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan melibatkan 35 pegawai yang dipilih melalui quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai dengan nilai t-hitung 4,356 dan signifikansi 0,000. Secara dimensional, gaya kepemimpinan transformasional memiliki korelasi kuat dengan kinerja pegawai (rₛ=0,610), sedangkan kepuasan kerja (rₛ=0,419) dan budaya organisasi (rₛ=0,404) memiliki korelasi sedang. Kesimpulannya, ketiga aspek tersebut berkaitan positif dengan kinerja pegawai dan dapat menjadi pertimbangan dalam pengelolaan organisasi pendidikan. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi kepemimpinan, kondisi kerja, dan budaya organisasi, serta pengembangan penelitian dengan model yang lebih komprehensif pada masa mendatang di lingkungan.