Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Pertunjukan Tari Galombang melalui Pengembangan Permainan Gandang Tambua di Nagari Lubuk Alung Hengki Armez Hidayat; Syeilendra Syeilendra; Wimbrayardi Wimbrayardi; Tulus Handra Kadir; Harisnal Hadi; Uswatul Hakim; Firnando Sabetra; Novita Efendi Efendi; Ahmad Fauzan Yusman; Ayuthia Mayang Sari; Hendri Yusuf
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 2 (2026): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i2.7504

Abstract

Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) merupakan implementasi Tri Dharma perguruan tinggi yang bertujuan mengembangkan potensi nagari melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kepakaran dosen. Artikel ini mengakaji inovasi pertunjukan Tari Galombang melalui pengembangan permainan Gandang Tambua di Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Masalah utama yang dihadapi adalah mengenai dominasi tari dibandingkan musik dalam pertunjukan Tari Galombang, yamg membuat peran musik cendrung subordinatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku seni, mengembangkan potensi pariwisata nagari, sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya. Metode yang digunakan adalah melalui analisis situasi, dengan pelaksanaan program dalam bentuk whorkshop dan pelatihan. Tahapan pemecahan masalah meliputi; analisis stuktur pertunjukan, pembekalan konsep, penyusunan desain pertunjukan, penataan koreografi pemain Tambua, integrasi musik dan tari, hingga evaluasi. Kegiatan melibatkan tim dosen sebagai instruktur, pemuda pemusi sebagai peserta, serta dukungan tokoh masyarakat.Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman (soft skill) peserta sebesar ±75% dan keterampilan (hard skill) sebesar ±80%. Kegiatan ini menghasilkan inovasi pertunjukan Tari Galombang, dengan mengintegrasikan musik Gandang Tambua sebagai elemen visual dan musikal yang simultan, sehingga menciptakan keseimbangan antara aspek auditif dan visual. Selain itu, meningkatkan kreatifitas peserta, memperkuat identitas budaya, serta berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis seni pertunjukan di Nagari Lubuk Alung.