Aulia Azmi
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menanamkan Budaya Menabung Untuk Membangun Karakter Anak Yang Hemat Dan Mandiri Di Mesjid An-Nur Di Jorong Bateh Gadang Aulia Azmi; Nurhasnah
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan uang saku sejak usia dini merupakan salah satu bentuk pembiasaan yang berperan dalam membentuk karakter hemat, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian anak. Hasil observasi di MDA An-Nur, Jorong Bateh Gadang, Nagari Pagadih, Kabupaten Agam menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih terbiasa menghabiskan uang saku untuk membeli jajanan atau mainan, sedangkan kebiasaan menyisihkan uang untuk ditabung belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan program pengabdian yang bertujuan menumbuhkan kesadaran anak mengenai pentingnya mengelola uang saku secara bijaksana melalui pembiasaan menabung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan penyuluhan edukatif partisipatif yang dipadukan dengan ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab terhadap delapan anak usia sekolah dasar di MDA An-Nur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara singkat dengan guru MDA, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan evaluasi dilakukan dengan mengamati partisipasi peserta serta kemampuan mereka menjelaskan kembali materi setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, manfaat menyisihkan sebagian uang saku, serta pentingnya membangun kebiasaan hidup hemat sejak usia dini. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada penerapan model edukasi sederhana yang mengintegrasikan pembentukan karakter dengan pembiasaan pengelolaan uang saku dalam lingkungan pendidikan Islam nonformal, sehingga dapat menjadi alternatif program pendidikan karakter yang mudah diterapkan pada lembaga serupa. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak awal yang positif dalam menanamkan kesadaran peserta untuk mulai mengelola uang saku secara lebih bertanggung jawab sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.