Tenaga penjualan  merupakan  salah  satu  faktor yang  memiliki  peranan penting dalam mendukung  keberhasilan perusahaan,  karena  tenaga  penjualan  merupakan pihak yang memiliki  hubungan  langsung  dengan  konsumen  dalam  mempengaruhi  pengambilan keputusan  pembelian.   Masih  sedikit  perhatian  yang   diberikan  perusahaan  dalam manajemen  tenaga  penjua/an  mengenai faktor-faktor yang  dapat meningkatkan  kinerja tenaga  penjualan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis  pengaruh  orientasi pembelajaran  terhadap kerja  cerdas,  kemampuan  jual,  dan  kerja  keras tenaga  penjua/ serta  dampaknya  terhadap peningkatan  kinerja  tenaga  penjual.  Penelitian  ini dilakukan secara empiris pada  tenaga penjua/ dealer mobil Jepang di Kota Semarang. Analisis data menggunakan  Structural Equation  Modeling  (SEM).  Secara kese/uruhan,  hasil penelitian menunjukkan  bahwa  orientasi pembe/ajaran  secara  tidak  langsung  berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga penjual dan berpengaruh secara langsung terhadap kerja cerdas, kemampuan jual  dan kerja  keras  tenaga penjual.  Dan variabel  kerja  cerdas.  kemampuan jual dan kerja keras secara positif berpengaruh terhadap kinerja tenaga penjual.