Pencapaian kinerja karyawan yang baik dalam suatu perusahaan merupakan suatu kesuksesanseorang dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai karyawan. Salah satu unsurpenilaian kinerja adalah tingkat kehadiran (absensi) seseorang di dalam perusahan.Menurunnyatingkat kehadiran seseorang dapat dipengaruhi oleh tingkat kepuasan karyawan kepadaperusahaannya. Adanya ketidakpuasan karyawan karena pengelolaan stress kerja yang tidakbaik dan dipengaruhi oleh kualitas kehidupan kerja dan konflik pekerjaan keluarga.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh kualitas kehidupan kerja, konflikpekerjaan- keluarga dan stress kerja terhadap kepuasan kerja untuk meningkatkan kinerjakaryawan pada perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Asuransi, PT Jasa Raharja (Persero)Cabang Jawa Tengah.Populasi dalam penelitian ini adalah para karyawan yang sudah bekerja terhadap minimal 3tahun di PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Tengah dengan jumlah 115 karyawan.Data ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner yaitu dengan memberikandaftar pertanyaan atau kuesioner secara langsung kepada para responden dan dianalisamenggunakan teknik permodelan persamaan struktural (SEM).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan dapat dilakukandengan memperbaiki atau meningkatkan kepuasan kerja dengan pengelolaan stress kerjamelalui kualitas kehidupan kerja dan konflik pekerjaan-keluarga.