Nuraina Nuraina
STIT AL-Falah Rimbo Bujang Tebo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI MELALUI METODE KETELADANAN DI TK AL-AZHAR DAN TK AL-HIMMAH MUARA TEBO Hairunnisah Hairunnisah; Nuraina Nuraina
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (September 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i9.493

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengembangan nilai moral pada anak usia dini usia 4-5 tahun melalui metode keteladanan di TK AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas. Informan penelitian ini adalah  kepala  sekolah, guru  pendamping kelas.  Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar pengembangan nilai moral anak usia 4-5 tahun di PAUD AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo , sudah dilakukan dengan baik. Pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan metode dan teknik pembelajaran yang bervariatif, keterlibatan orang tua, strategi pengembangan nilai moral dan dalam pelaksanaan KBM. Sementara evaluasi dalam pengembangan nilai moral dilakukan dengan cara penilaian, namun dalam pelaksanaannya tidak ada penilaian secara khusus, tetapi bergabung dalam segala bidang. Faktor pendukung dalam implementasi pengembangan nilai moral di TK AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebomeliputi: 1) adanya workshop bagi pendidik dalam mengembangkan nilai-nilai agam dan moral, 2) adanya papan pembiasaan dan papan nasehat tentang nilai moral, 3) adanya sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. Sementara faktor penghambat dalam pengembangan nilai moral di PAUD AL-Azhar II dan TK Al-Himmah Tebo meliputi: 1) perbedaan pola asuh orang tua pada peserta didik, 2) kurangnya kerjasama dari orang tua murid, 3) waktu pembelajaran yang terbatas, 4) perbedaan kemampuan anak dalam mengikuti pembelajaran