Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBUATAN ECOPRINT DAN CELENGAN: STRATEGI UNTUK MENDUKUNG KREATIVITAS SISWA SDN 1 JAPANAN Elliza Desi Ramadani; Muhammad Faizal Hariri; Mekar Hayuning Tyas; Venusiana Edelweis Sandita; Khoirul Anwar; Salsa Az Zahra
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 05 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar dapat dilakukan melalui kegiatan yang memberikan pengalaman belajar secara langsung. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri 1 Japanan melalui kegiatan ecoprint dan pembuatan celengan dari barang bekas sebagai bentuk pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan bertujuan untuk menguatkan kreativitas, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa melalui pendekatan experiential learning. Kegiatan dilaksanakan pada 15–16 Juli 2026 dengan melibatkan 46 siswa kelas I–VI. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, praktik ecoprint, pembuatan celengan dari barang bekas, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa, penilaian hasil karya, tanya jawab interaktif, serta umpan balik dari siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi aktif dan antusias dalam seluruh rangkaian kegiatan. Siswa mampu menghasilkan tote bag ecoprint dengan motif yang beragam serta celengan dari barang bekas sesuai kreativitas masing-masing. Kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan bahan alami dan barang bekas, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kebiasaan menabung sejak dini. Dengan demikian, integrasi kegiatan ecoprint dan pembuatan celengan dapat menjadi kegiatan pembelajaran praktik yang menarik dan bermakna dalam mendukung kreativitas serta kepedulian lingkungan siswa. Kata Kunci: ecoprint; kreativitas siswa; kepedulian lingkungan; barang bekas; experiential learning; KKN