Willy Tambunan
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA AKTIVITAS PERAWATAN DI PERTAMBANGAN BATUBARA PT X MENGGUNAKAN HIRADC Muhammad Hadiawan Nur; Willy Tambunan; Dutho Suh Utomo
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Innovative Approach to Maternal and Child Health
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2pskh816

Abstract

Aktivitas perawatan di pertambangan batu bara memiliki risiko keselamatan karena melibatkan bahaya mekanik, listrik, ketidakstabilan struktur, pengelasan, dan pekerjaan pada ketinggian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai risiko awal dan aktual, mengevaluasi pengendalian yang telah diterapkan, serta menyusun rekomendasi pengendalian pada aktivitas repair and maintenance light truck, repair and maintenance tower lamp, dan welding tower lamp di perusahaan pertambangan batu bara X. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan semi-kuantitatif melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 dengan melibatkan tiga informan yang terdiri dari operator workshop, group leader, dan personel Safety, Health, and Environment (SHE). Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, diskusi terstruktur, dan telaah dokumen. Hasil penelitian mengidentifikasi lima skenario risiko utama. Seluruh risiko awal berada pada kategori tinggi dan menurun menjadi sedang setelah pengendalian perusahaan diperhitungkan. Rekomendasi pengendalian yang diprioritaskan pada rekayasa teknik diperkirakan dapat menurunkan seluruh risiko menjadi kategori rendah, namun hasil tersebut masih berupa estimasi karena pengendalian tambahan belum diterapkan dan efektivitasnya belum diverifikasi.