enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anak usia dini melalui kegiatan bermain peran di RA Fatimah Gramapuri Persada Cibitung Bekasi. Subjek penelitian berjumlah 19 anak kelompok A, terdiri atas 12 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dari tahap prasiklus hingga siklus II. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan dengan instrumen berupa lembar ceklis. Indikator yang diamati mencakup kemampuan berbicara, menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, percaya diri, pemahaman, menginternalisasi nilai moral, hubungan sosial, kreativitas, imajinasi dalam berkomunikasi, dan bekerja sama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi anak dari prasiklus hingga siklus II. Pada prasiklus, rata-rata kemampuan komunikasi anak sebesar 52,6% dan masih berada pada kategori rendah. Setelah tindakan pada siklus I, kemampuan komunikasi meningkat menjadi 65,5%, meskipun belum mencapai target. Pada siklus II, rata-rata kemampuan komunikasi meningkat menjadi 80,6%. Dengan demikian, penerapan metode bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak usia dini di RA Fatimah Gramapuri Persada Cibitung Bekasi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi, mengekspresikan gagasan, membangun kepercayaan diri, serta berkomunikasi secara aktif bersama