A. Yudhistira Dwi Maulana
UIN Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Kompos sebagai Alternatif Pembakaran Sampah di Desa Japanan, Cawas, Klaten Dini Anggraeni; Margareta Tri Wulandari; Ana Widya Ramadhani; Tri Handayani; Bagus Factur Rohman; A. Yudhistira Dwi Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 4 No. 1 (2026): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v4i1.9229

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Desa Japanan, Cawas, Klaten masih menghadapi permasalahan berupa kebiasaan menimbun dan membakar sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan melalui pembuatan kompos sebagai alternatif pembakaran sampah. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Japanan dan diikuti oleh 29 peserta dengan latar belakang petani maupun non-petani. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi dan praktik langsung pembuatan kompos, diskusi dan tanya jawab, evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri atas 11 pertanyaan pilihan ganda, serta pembagian bibit tanaman terong dan tomat sebagai tindak lanjut penerapan di tingkat rumah tangga. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan tingkat pemahaman peserta ke dalam empat kategori. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, ditandai dengan kenaikan kategori paham dari 52% menjadi 65% dan kategori sangat paham dari 0% menjadi 4%, sementara kategori tidak paham menurun dari 14% menjadi 0%. Secara keseluruhan, proporsi peserta pada kategori sangat paham dan paham meningkat dari 52% menjadi 69%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung dapat menjadi pendekatan awal untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengomposan, meskipun keberlanjutannya masih memerlukan pendampingan lanjutan.