., Mustarhfiroh
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Glasgow Coma Scale dan Tingkat Mortalitas pada Pasien Cedera Kepala dengan Lesi Perdarahan Subarachnoid ., Mustarhfiroh
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas pada usia produktif maupun usia lanjut  adalah cedera kepala. Diantara spektrum yang luas dari cedera kepala yang termasuk kedalam cedera otak traumatik, perdarahan subarachnoid karena trauma merupakan salah satu penyebab utama mordibitas. Glasgow Coma Scale (GCS) merupakan instrumen standar yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesadaran pasien trauma kepala. Metode. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian berjumlah 30 orang. Data Glasgow Coma Scale (GCS) dan mortalitas diambil dari rekam medis di RSUD DR Abdul Aziz Kota Singkawang. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil. Analisis data dengan uji Chi-square mengindikasikan adanya perbedaan bermakna  antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan tingkat mortalitas (p=0,003). Resiko GCS mempengaruhi mortalitas diwakili dengan nilai odd ratio yaitu 11,875 yang berarti pasien cedera kepala sedang (GCS 9-12) dan pasien cedera kepala berat (GCS 3-8) mempunyai peluang 11,875 kali lebih besar untuk meninggal dibandingkan dengan pasien cedera kepala ringan (GCS 13-15). Kesimpulan. Terdapat hubungan antara Glasgow Coma Scale (GCS) dan tingkat mortalitas yaitu terjadi peningkatan mortalitas pada pasien cedera kepala sedang (GCS 9-12) hingga pasien cedera kepala berat (GCS 3-8).