Mirna Sari Lubis
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Multidimensional Anak Sekolah Dasar melalui Program KKN: Studi Deskriptif di Desa Sigading, Kabupaten Padang Lawas Riska Aisyah Putri; Elsa Wahyuni; Mardia Pulungan; Midun Pasaribu; Rizal Afandi; Lisni Khairani; Minda Riskiyah; Ahmad Husein; Riadotul Jannah; Riski Ramadani; Mirna Sari Lubis
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ngagx435

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar anak usia sekolah dasar di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan yang memerlukan intervensi lintas pihak, termasuk perguruan tinggi melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program penguatan literasi multidimensional—mencakup literasi keagamaan (pengenalan huruf hijaiyah) dan literasi umum (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPAS, dan Matematika)—yang dilaksanakan mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal di Desa Sigading, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi selama program yang dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Rabu pukul 14.00 WIB, dengan subjek anak usia sekolah dasar (kelas I–VI) dan informan pendukung berupa orang tua, perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, teramati proses perubahan keterlibatan anak: dari keraguan pada sesi-sesi awal menuju inisiatif dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam pengenalan huruf hijaiyah, aktivitas baca-tulis, dan berhitung dasar, yang didukung oleh partisipasi aktif orang tua dan perangkat desa; keterbatasan media pembelajaran dan variasi kemampuan awal peserta menjadi kendala utama. Kegiatan literasi IPAS turut dilaksanakan sebagai bagian dari program, tetapi dokumentasi lapangan untuk domain ini tidak sedetail ketiga domain lainnya sehingga tidak dilaporkan sebagai temuan tersendiri. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mendampingi literasi multidimensional anak usia dasar, sekaligus menunjukkan perlunya skema keberlanjutan pasca-KKN.