Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang menempatkan mahasiswa sebagai agen pemberdayaan masyarakat di tingkat gampong. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan proses dan capaian pemberdayaan masyarakat melalui program KKN Kelompok 02 Universitas Teuku Umar di Gampong Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, meliputi tahap observasi, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi terhadap tiga program utama, yaitu pendataan warga, perlombaan anak-anak dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, serta pembuatan papan denah dan petunjuk lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketiga program tersebut memberikan output berupa tersedianya data kependudukan yang lebih mutakhir, terselenggaranya kegiatan sosial yang mempererat kebersamaan warga, dan tersedianya sarana informasi arah yang bersifat jangka panjang. Pada tataran outcome, program-program ini memperkuat partisipasi warga, membuka ruang komunikasi antara mahasiswa, perangkat gampong, dan masyarakat, serta meletakkan dasar bagi keberlanjutan kegiatan pengabdian di Gampong Suak Geudeubang. Faktor pendukung utama adalah koordinasi yang baik dengan perangkat gampong dan partisipasi aktif warga, sedangkan hambatan yang dihadapi lebih bersifat teknis, seperti keterbatasan waktu dan penyesuaian terhadap kondisi cuaca serta aktivitas harian masyarakat. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat melalui KKN sangat ditentukan oleh pendekatan partisipatif dan keberlanjutan program pascakegiatan.