Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kampus Berdampak untuk Aceh Barat Maju: Kolaborasi Mahasiswa KKN UTU dalam Pemutakhiran Data DTSEN Menuju Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkelanjutan di Desa Panton Makmu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat Cindy Sofika Sari; Lu’lu Zakiyah; Izza Asmirati; Rindi Ani; Delka Suriani; M. Fajar Syahputra; Charles Mirip; Risa Watulzuhra; Akbardiansyah Akbardiansyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hyvqax31

Abstract

Ketersediaan data sosial ekonomi yang mutakhir menjadi prasyarat penting bagiperencanaan pembangunan dan penentuan sasaran program perlindungan sosial. Kegiatan pengabdian melalui Kuliah Kerja Nyata Universitas Teuku Umar di Desa Panton Makmu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, bertujuan mendukung pemerintah desa dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosialdan Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama pada keluarga sasaran desil 5 ke atas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif yang terdiri atas koordinasi dan observasi awal, sosialisasi, pendataandoor-to-door, verifikasi bersama aparatur desa, serta penyerahan hasil kepadaoperator gampong. Sasaran kegiatan ditetapkan sebanyak 10 kepala keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh 10 kepala keluarga berhasil didata dan diverifikasi, ditemukan perubahan atau ketidaksesuaian antara informasi yang tersedia dan kondisi faktual pada sebagian sasaran, serta tersusun formulir dan rekapitulasi hasil pendataan sebagai bahan pemutakhiran. Pendampingan kepaladusun memperlancar penerimaan masyarakat, sedangkan penyesuaian jadwalkunjungan menjadi strategi untuk mengatasi keterbatasan waktu warga. Program ini menghasilkan data sosial ekonomi yang lebih sesuai dengan kondisi lapangandan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pembaruandata. Keberlanjutan program memerlukan pemutakhiran berkala oleh pemerintahdesa dan koordinasi dengan instansi terkait.