Ananta Satria Wira Yudha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENGENDALIAN INTERNAL DALAM MENDETEKSI DAN MENCEGAH DUPLICATE PAYMENT PADA SIKLUS AKUISISI DAN PEMBAYARAN Nur Milda Handayani; Ananta Satria Wira Yudha; Rezky Amelia; Alia Rezki Amalia
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i2.112902

Abstract

Duplicate payment merupakan salah satu bentuk kegagalan pengendalian pada siklus akuisisi dan pembayaran yang umumnya bersumber dari kelemahan verifikasi invoice, otorisasi, dan pengelolaan data induk pemasok. Penelitian ini bertujuan menyintesis literatur mengenai peran pengendalian internal dalam mendeteksi dan mencegah duplicate payment pada proses procure-to-pay serta mengkaji bagaimana teknologi digital memperkuat mekanisme tersebut. Penelitian menggunakan metode kajian literatur naratif terhadap tiga puluh sumber yang dipilih secara purposif dan diterbitkan pada rentang 2022–2026, yang terdiri atas artikel internasional terindeks dan kajian institusional Indonesia. Sumber dianalisis secara tematik dengan fokus pada penyebab duplicate payment, mekanisme pengendalian internal, audit internal, otomasi pemrosesan invoice, serta deteksi anomali berbasis kecerdasan buatan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa duplicate payment umumnya bersumber dari otorisasi yang terfragmentasi, proses three-way matching yang tidak lengkap, serta duplikasi data pemasok atau invoice, sementara pengendalian manual semakin kurang memadai ketika volume transaksi meningkat. Literatur menunjukkan bahwa pencocokan otomatis,e-invoicing, dan deteksi anomali berbasis machine learning, apabila diintegrasikan dengan lingkungan pengendalian yang selaras dengan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission dan didukung pemantauan audit internal berkelanjutan, dapat memperkuat deteksi dan pencegahan. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan teori pengendalian internal dengan literatur otomasi dan kecerdasan buatan secara khusus pada persoalan duplicate payment serta memberikan arah praktis bagi perancangan pengendalian internal berlapis dan berbasis teknologi pada siklus pembayaran.