Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Student Learning Experiences in the Flipped Classroom Model: A Phenomenological Approach Hamidah Dost Mohamed; Thalita Syifa Fatimah
Siber International Journal of Education Technology (SIJET) Vol. 3 No. 1 (2025): Siber International Journal of Education Technology (July - September 2025)
Publisher : Siber Nusantara Review & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sijet.v3i1.279

Abstract

This study aims to explore students' learning experiences in implementing the flipped classroom model at University X, Bandung City, using a phenomenological approach. The subjects were eight students who attended flipped classroom-based lectures in the odd semester of 2024/2025. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using Colaizzi's phenomenological steps including data reduction, coding, categorization, and theme extraction. The results showed that students experienced learning dynamics ranging from initial confusion to the formation of motivation, deeper understanding, and more active social interactions with lecturers and peers. The main challenges that emerged were time constraints, obstacles to technology access, and difficulties adapting to independent learning patterns. Nevertheless, students interpreted the flipped classroom as a meaningful experience that fostered independence, academic responsibility, and digital literacy skills relevant to the demands of 21st-century learning. This study concluded that flipped classrooms have the potential to improve the quality of learning in higher education, both in academic aspects and the development of students' soft skills. However, the success of its implementation depends on student readiness, infrastructure support, and the repositioning of the lecturer's role as a learning facilitator.
Perilaku Keuangan Masyarakat Desa Cipanjalu Palintang: Studi tentang Literasi Keuangan dan Pengambilan Keputusan Ekonomi Thalita Syifa Fatimah
Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024): (JGIA) Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi (November - Januari 2025)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgia.v2i4.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan ekonomi dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi 300 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana serta uji mediasi Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Desa Cipanjalu berada pada kategori rendah hingga sedang. Mayoritas responden tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang manajemen keuangan dasar dan produk keuangan formal. Perilaku keuangan masyarakat juga cenderung tidak optimal, ditandai dengan rendahnya kebiasaan menabung, tingginya pengeluaran konsumtif, serta minimnya investasi produktif. Uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perilaku keuangan dengan nilai koefisien sebesar 0.68 (p < 0.05). Selain itu, perilaku keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan ekonomi dengan nilai koefisien 0.52 (p < 0.05). Hasil uji mediasi Sobel Test menunjukkan bahwa perilaku keuangan memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan pengambilan keputusan ekonomi (Z = 4.72; p < 0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah literasi keuangan yang baik mendorong perilaku keuangan yang lebih sehat, seperti kebiasaan menabung dan pengelolaan pendapatan yang bijak, yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan individu dalam mengambil keputusan ekonomi yang rasional. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya program edukasi keuangan yang praktis dan terfokus pada kebutuhan masyarakat pedesaan untuk meningkatkan literasi keuangan, membentuk perilaku keuangan yang sehat, dan mendukung pengambilan keputusan ekonomi yang lebih baik.
Eksplorasi Praktik Kepemimpinan Inklusif dalam Peningkatan Kinerja Tim di Perusahaan Start-Up Teknologi Thalita Syifa Fatimah
Jurnal Greenation Ilmu Teknik Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Greenation Ilmu Teknik (Agustus-Oktober 2023)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgit.v1i3.118

Abstract

Kepemimpinan inklusif merupakan pendekatan yang menekankan keterbukaan, penghargaan terhadap keberagaman, dan dukungan aktif kepada anggota tim. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik kepemimpinan inklusif dan dampaknya terhadap kinerja tim di perusahaan start-up teknologi di Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif, melibatkan 12 responden yang terdiri dari pemimpin tim dan anggota tim dari berbagai perusahaan start-up teknologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif di perusahaan start-up teknologi diterapkan melalui tiga elemen utama: keterbukaan, ketersediaan, dan komitmen terhadap keberagaman. Elemen-elemen ini menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kolaborasi, inovasi, dan efisiensi tim. Anggota tim melaporkan peningkatan motivasi, rasa memiliki, dan kepercayaan diri, yang secara signifikan meningkatkan kinerja mereka. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan dalam penerapan kepemimpinan inklusif, seperti tekanan kerja yang tinggi dan kompleksitas dalam mengelola keberagaman tim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan inklusif memiliki dampak positif terhadap kinerja tim di lingkungan kerja yang dinamis seperti start-up teknologi. Namun, keberhasilan implementasinya memerlukan manajemen yang cermat untuk mengatasi tantangan yang muncul. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi kepemimpinan di perusahaan start-up teknologi serta memperkaya literatur tentang kepemimpinan inklusif dalam konteks lokal Indonesia.
Social Support and Coping Strategies as Determinants of Quality of Life Muhammad Rajab; Thalita Syifa Fatimah
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 1 No. 4 (2023): International Journal of Advanced Multidisciplinary (January - March 2023)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v1i4.641

Abstract

The purpose of this study is to establish the connection between strategy and social support coping with life quality in the context of psychosocial rehabilitation at Social Hospital. This research employs a quantitative approach. The sample size for this study includes 33 Schizophrenic Patients in psychosocial rehabilitation at Social Hospital. To select the participants, we applied a saturated sampling technique as a sampling method. Three scales, namely coping strategy, social support, and quality of life using the Likert scale, were used as the method of data collection. After examining the data, it was found that the coping strategy is positively related to life quality at a level of 0.67, while the relation between social support and life quality is also positive, with an F calculation of 2.7 and an F table of 0.7. In addition, Regression dummy using SPSS 22.0 for Windows was applied to the result of data analysis, where the correlation coefficient R = 0.814. These findings imply an association between coping strategy, social support, and life quality in psychiatric rehabilitation services in Jakarta.
Human Capital Capability and Digital Transformation in Enhancing SME Performance: A System Thinking Perspective Sukhumpong Channuwong; Thalita Syifa Fatimah
Greenation Management and Business Review Vol. 3 No. 1 (2026): Greenation Management and Business Review (October 2026 - March 2027)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gmbr.v3i1.852

Abstract

Small and medium enterprises (SMEs) are under pressure to use digital technology while continuing to improve their business performance. In practice, however, buying technology does not automatically make an SME more productive. Employees still need the knowledge, skills, learning capacity, and ability to adapt that allow technology to be used well. This study develops a system-thinking framework explaining how human capital capability and digital transformation can work together to improve SME performance. A systematic literature review was combined with system-thinking analysis. Recent studies on human capital, digital capability, digital transformation, dynamic capabilities, organizational learning, innovation, and SME performance were reviewed and synthesized. The review shows that human capability is not a supporting issue outside digital transformation; it is part of the transformation itself. Human capital strengthens digital capability, digital capability supports digital transformation, and digital transformation creates opportunities for learning, innovation, and organizational adaptation. Better performance can then provide resources for further investment in people and technology. The study presents a reinforcing loop and a balancing loop that explain why digital transformation may accelerate when capability and resources grow together, but may slow down when the digital skill gap becomes too large.