Liu Shen Hu Setyo Probo Zherina
Program Studi S1 Pendidikan Bidan, STIKES Hamzar Lombok Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Remaja Sehat : Pemberdayaan Remaja Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Di Dusun Dasan Buwuh Desa Montong Baan Selatan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Jumiati Jumiati; Eka Faizaturrahmi; Ika Dewi Agustiani; Liu Shen Hu Setyo Probo Zherina; Indah Pratiwi; Nilawati Nilawati; Lia Mardiana; Elda Susanti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1316

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting karena masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, kognitif, dan sosial yang berlangsung cepat serta meningkatnya paparan terhadap berbagai sumber informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui program pemberdayaan yang dilaksanakan di Dusun Dasan Buwuh, Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 dengan melibatkan 15 remaja usia 12–19 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi meliputi pendidikan kesehatan terstruktur, diskusi interaktif, edukasi sebaya, demonstrasi, dan evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan yang sama sebanyak 20 pertanyaan pada pre-test dan post-test. Skor pengetahuan dihitung menggunakan rumus Arikunto, yaitu jumlah jawaban benar dibagi jumlah seluruh soal dikalikan 100%. Berdasarkan data kategori evaluasi yang tersedia, sebelum intervensi terdapat 2 peserta (13,3%) dengan pengetahuan baik, 4 peserta (26,7%) cukup, dan 9 peserta (60,0%) kurang. Setelah intervensi, 12 peserta (80,0%) berada pada kategori baik, 2 peserta (13,3%) cukup, dan 1 peserta (6,7%) kurang. Dengan demikian, proporsi peserta dengan pengetahuan baik meningkat sebesar 66,7 poin persentase, sedangkan kategori kurang menurun sebesar 53,3 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbaikan distribusi kategori pengetahuan setelah kegiatan edukasi.