This Author published in this journals
All Journal Jurnal Silih Asah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Interaksi Pembelajaran Berbasis Ulangan 6:6–7 Dengan Hasil Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Hiliserangkai Mendrofa, Mei Melvida; Telaumbanua, Elianus
Jurnal Silih Asah Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Silih Asah
Publisher : LPPM - STT Kadesi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54765/silihasah.v3i2.137

Abstract

 Interaksi pembelajaran merupakan salah satu unsur penting dalam keberhasilan proses pendidikan karena melalui interaksi terjadi komunikasi, keterlibatan, pemberian umpan balik, dan pembentukan pemahaman peserta didik. Dalam perspektif Alkitab, Ulangan 6:6–7 menekankan pentingnya pengajaran yang dilakukan secara berulang, konsisten, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan interaksi pembelajaran berdasarkan prinsip Ulangan 6:6–7 dengan hasil belajar peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 1 Hiliserangkai Kabupaten Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian berjumlah 100 peserta didik dengan sampel sebanyak 70 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara interaksi pembelajaran berdasarkan prinsip Ulangan 6:6–7 dengan hasil belajar peserta didik, dengan koefisien korelasi Spearman sebesar 0,743 dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Analisis regresi menghasilkan nilai R sebesar 0,728 dan R² sebesar 0,530. Nilai tersebut menunjukkan bahwa model menjelaskan sebesar 53% variasi hasil belajar peserta didik, sedangkan 47% berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pengajaran yang konsisten, berulang, komunikatif, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari memiliki relevansi bagi proses pembelajaran di sekolah.