nur Asiyah
Program Studi D4 Keperawatan Anestesiologi, Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Edukasi Audiovisual dan Pemberian Mobilisasi Dini untuk Mengurangi Post Operative Nausea and Vomiting Pasca General Anestesi di Rumah Sakit Jatiwinangun Purwokerto nur Asiyah; Rahmaya Nova Handayani; Ita Apriliyani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1573

Abstract

 Abstrak: Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu keluhan yang dapat menghambat pemulihan pasien setelah general anestesi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien mengenai mobilisasi dini dan mengimplementasikan mobilisasi dini sebagai upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi PONV. Kegiatan dilaksanakan pada 40 pasien pasca general anestesi di ruang rawat inap Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Tahapan kegiatan meliputi pre-test pengetahuan, pengukuran PONV menggunakan Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR), edukasi audiovisual, praktik mobilisasi dini pada jam ke-2, ke-3, dan ke-4, serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan menjadi mayoritas baik setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien, dengan mayoritas berada pada kategori baik setelah diberikan edukasi. Tingkat PONV juga mengalami perubahan ke arah yang lebih ringan. Sebelum intervensi, sebagian besar pasien mengalami mual ringan (52,5%), sedangkan 30,0% tidak mengalami mual dan 17,5% mengalami mual sedang. Setelah intervensi, pasien yang tidak mengalami mual meningkat menjadi 62,5%, sedangkan mual ringan dan mual sedang menurun masing-masing menjadi 32,5% dan 5,0%. Keterampilan mobilisasi turut menunjukkan peningkatan hingga seluruh peserta berada pada kategori terampil pada jam ke-4. Edukasi audiovisual yang dilanjutkan dengan praktik dan pendampingan dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis dalam mendukung pemulihan pasien pasca general anestesi.