Maria Immaculata Ririk Winandari
Universitas Trisakti, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Infill building sebagai strategi untuk mendukung keberlanjutan nilai historis Taman Kota Intan Maria Immaculata Ririk Winandari; Aqilah Amaliyah Wulandari; Arief Fadhilah
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v9i2.2030

Abstract

Bangunan cagar budaya merupakan bangunan arsitektural yang memiliki nilai sejarah terhadap suatu kawasan sehingga keberadaannya perlu dilestarikan. Kawasan yang memiliki cukup banyak bangunan cagar budaya adalah kawasan kota tua. Namun, beberapa area di kawasan kota tua mulai mengalami kerusakan, salah satunya Taman Kota Intan yang merupakan peninggalan sejarah gerbang kota Batavia di masa lalu, yang saat ini hanya tersisa dinding dan beberapa struktur bangunan yang mengancam keberlanjutan kawasan ini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder dan hasil observasi lapangan. Analisis difokuskan pada tiga prinsip infill building yang dipilih, yaitu sense of place, kompatibilitas, dan keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip sense of place dapat diwujudkan melalui konservasi dan revitalisasi berbasis nilai historis, keberagaman mendukung fungsi ruang dan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat lokal, serta kompatibilitas berperan dalam menjaga keselarasan desain dan struktur antara bangunan lama dan baru. Dengan demikian, infill building yang mempertimbangkan ketiga prinsip tersebut dapat menjadi strategi pelestarian yang relevan terhadap dinamika kawasan bersejarah.