Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Trauma Psikologis Dalam Memoar Broken Strings: Perspektif Cathy Caruth Lutfiana Hanifah; Hespi Septiana
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v9i1.24638

Abstract

Child grooming merupakan bentuk manipulasi dalam relasi yang dapat membuat korban sulit mengenali kekerasan yang dialaminya. Persoalan tersebut tergambar dalam memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans melalui pengalaman kekerasan relasional yang berdampak pada kehidupan psikologis subjek. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi trauma psikologis dalam memoar Broken Strings berdasarkan teori trauma Cathy Caruth yang berfokus pada konsep Unclaimed Experience, belatedness, compulsive repetition, dan intrusive symptoms. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data berupa memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans dan data berupa satuan lingual yang mengandung konstruksi trauma psikologis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan close reading, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Perspektif hermeneutik digunakan untuk menginterpretasikan hubungan antardata dalam keseluruhan pengalaman traumatis. Hasil penelitian menunjukkan 36 data trauma psikologis, yang terdiri atas 10 data Unclaimed Experience, 11 data belatedness, 7 data compulsive repetition, dan 8 data intrusive symptoms. Temuan menunjukkan bahwa Unclaimed Experience ditandai oleh ketidakmampuan subjek mengenali kekerasan ketika peristiwa berlangsung, belatedness ditunjukkan melalui perubahan pemaknaan terhadap pengalaman masa lalu, compulsive repetition tampak dalam kemunculan kembali ingatan traumatis secara berulang, sedangkan intrusive symptoms ditandai oleh respons emosional, somatik, gangguan tidur, dan gangguan terhadap pemahaman diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keempat konsep Caruth membentuk mekanisme trauma yang berkelanjutan, dari pengalaman yang tidak dipahami menuju pengalaman yang terus hadir dan memengaruhi pemahaman subjek terhadap dirinya serta masa lalunya.