Pembentukan alis menjadi salah satu aspek penting dalam tata rias pengantin karena memengaruhi keseimbangan, ketegasan, dan karakter riasan wajah. Pada tata rias pengantin Padang Pesisir, pembentukan alis memerlukan teknik yang mampu menghasilkan bentuk tegas, simetris, natural, dan tahan lama agar selaras dengan penggunaan suntiang serta busana adat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik pembentukan alis signature menggunakan pomade pada tata rias pengantin Padang Pesisir di Inggrid Nathasya MUA, meliputi alat, kosmetik, proses, dan teknik pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner selama Praktek Lapangan Industri di Inggrid Nathasya MUA pada Februari hingga Juli 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pembentukan alis signature menggunakan pomade dilakukan melalui delapan tahapan, meliputi pencukuran alis, pembentukan pola, pengisian warna, penguncian bulu alis dengan wax, penguncian dengan lem, penegasan warna, perapian menggunakan concealer, dan finishing menggunakan pomade. Penilaian tujuh responden memperoleh rata-rata skor 4,50 dari skala maksimal 5. Dengan demikian, teknik ini mampu menghasilkan alis yang tegas, simetris, natural, tahan lama, serta mendukung keharmonisan tata rias pengantin Padang Pesisir.