Rosa Pamelia
MNC Group, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TATA RIAS NATURAL LOOK PRESENTER PRIA BERKULIT KERING PADA SELEB ON NEWS MNC GROUP Silvia Ayuni; Tyas Asih Surya Mentari; Rosa Pamelia
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i3.120301

Abstract

Presenter pria berkulit kering menghadapi risiko hasil tata rias yang tidak merata karena tekstur kasar, pengelupasan, dan rendahnya kelembapan kulit dapat menghambat penyatuan complexion di bawah pencahayaan serta kamera televisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata rias natural look pada presenter pria berkulit kering dalam program Seleb On News. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi terstruktur, dokumentasi, dan penilaian lima panelis ahli menggunakan 16 indikator berskala Likert empat tingkat. Analisis mencakup kondisi kulit, persiapan kulit, penerapan complexion, contour, rias bibir, penataan rambut, tampilan melalui kamera, dan ketahanan tata rias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit presenter mengalami kekeringan, tekstur kasar, dan pengelupasan pada dahi, hidung, serta dagu. Penggunaan toner, serum, pelembap, primer, dan pelembap bibir membuat permukaan kulit terlihat lebih lembap dan halus. Penata rias menerapkan complexion dalam dua lapisan tipis menggunakan spons lembap sehingga warna kulit terlihat rata, tekstur tampak lebih halus, dan area kering dapat tersamarkan. Penilaian lima panelis ahli memperoleh total skor 283 dari skor maksimal 320 dengan nilai rata-rata 3,54 dan kategori sangat baik. Aspek contour memperoleh rata-rata tertinggi sebesar 3,80, sedangkan penataan rambut memperoleh rata-rata terendah sebesar 2,80. Tata rias bertahan selama 120 menit dengan perbaikan ringan pada dahi, hidung, dan bibir. Penelitian merekomendasikan persiapan kulit berdasarkan kondisi setiap area wajah, penerapan produk secara tipis dan bertahap, pemeriksaan hasil melalui kamera, serta perbaikan arah, volume, dan kerapian rambut selama produksi.