Andi Muhammad Dzulkifli
Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Media Kreatif untuk Mendukung Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Pelajar SMP Abdul Malik Asikin; Ishak Bachtiar; Andi Muhammad Dzulkifli; Sanrebayu Sanrebayu; Hikma Iftina Mustamin; Cindy Fatika Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 3 (2026): September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i3.421

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan yang membutuhkan pemahaman mengenai penerapan gizi seimbang. Edukasi gizi pada pelajar SMP perlu disampaikan melalui media yang menarik dan interaktif agar materi lebih mudah dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa(i) mengenai gizi seimbang melalui media permainan ular tangga serta mendukung pemahaman mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di SMP Negeri 21 Makassar dengan sasaran 30 siswa. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas pemaparan materi gizi seimbang dan pengenalan media edukasi, kemudian dilanjutkan dengan permainan ular tangga yang disertai penjelasan mengenai materi gizi seimbang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan membandingkan distribusi kategori pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil pre-test menunjukkan 5 siswa (17%) berada pada kategori pengetahuan kurang, 11 siswa (37%) pada kategori cukup, dan 14 siswa (46,6%) pada kategori baik. Hasil post-test menunjukkan tidak terdapat siswa pada kategori kurang, 8 siswa (27%) pada kategori cukup, dan 22 siswa (73%) pada kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan positif pada tingkat pengetahuan siswa(i) setelah diberikan edukasi melalui permainan ular tangga. Media permainan ular tangga dapat menjadi alternatif media edukasi yang interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai gizi seimbang dan mendukung pemahaman terhadap penerapan makanan bergizi di lingkungan sekolah.
Edukasi Gizi Sehat Untuk Atlet Hoki Kota Makassar Dalam Rangka Persiapan Porprov Tahun 2026 Ishak Bachtiar; Abdul Malik Asikin; Andi Muhammad Dzulkifli; Mahendri Deayu Putri; Adilah Zakiyah Kartini; Indah Ayu puti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 3 (2026): September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i3.432

Abstract

Atlet hoki merupakan kelompok dengan aktivitas fisik intensitas tinggi yang menuntut kecepatan, kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan yang baik, sehingga membutuhkan dukungan asupan gizi yang optimal untuk menjaga performa, mempercepat pemulihan, dan mencegah cedera.  Program latihan yang semakin intensif dan terstruktur. Intensitas latihan yang tinggi akan meningkatkan kebutuhan energi dan zat gizi sehingga diperlukan pengelolaan pola makan yang sesuai dengan jenis latihan, durasi latihan, komposisi tubuh, dan target performa atlet Namun, sebagian atlet hoki Kota Makassar masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai gizi seimbang Kegiatan dilaksanakan pada pada 29 April 2026 dan diikuti oleh 15 atlet hoki FHI Kota Makassar.. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas edukasi gizi secara tatap muka dengan pendekatan ceramah interaktif, menggunakan dua media utama, yaitu presentasi PowerPoint dan buku saku berjudul “Gizi Sehat Atlet Hockey”. Materi edukasi mencakup konsep dasar gizi dan olahraga, peran karbohidrat, protein, dan lemak bagi atlet, pentingnya hidrasi dan elektrolit, pengaturan waktu makan (nutrient timing) sebelum dan sesudah latihan, pola makan harian, kesalahan umum dalam pola makan atlet, serta tips praktis yang dapat diterapkan sehari-hari. . Efektivitas edukasi dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman atlet terhadap materi gizi olahraga, dilengkapi dengan observasi kualitatif terhadap keaktifan dan partisipasi peserta selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test pada sebagian besar aspek yang diujikan, dengan sekitar 10 dari 15 atlet mengalami peningkatan pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui kombinasi media PPT dan buku saku efektif meningkatkan pengetahuan atlet mengenai gizi olahraga, meskipun peningkatan tersebut belum merata pada seluruh materi sehingga diperlukan edukasi lanjutan secara berkelanjutan. Pendekatan edukasi yang dilakukan secara interaktif terbukti mampu meningkatkan pengetahuan gizi atlet dan mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat sehingga berdampak positif terhadap kesiapan fisik dan performa olahraga.