Wawan Darmawan
Universitas Saintek Muhammadiyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pengamanan Sidik Jari Pada Sepeda Motor Untuk Meningkatkan Keamanan Kendaraan Bermotor Wawan Darmawan; Hafiizh Aththaariq; Bambang Subana Afandi; Ma’mun Johari
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v6i3.322

Abstract

Keamanan kendaraan bermotor menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan, khususnya pada lingkungan bengkel yang melakukan aktivitas penerimaan, penyimpanan, dan perbaikan kendaraan pelanggan. Sistem keamanan sepeda motor yang masih menggunakan kunci kontak konvensional memiliki keterbatasan karena akses kendaraan masih dapat dilakukan oleh pihak lain apabila kunci berada pada orang yang tidak memiliki hak akses. Kondisi tersebut menimbulkan risiko penggunaan kendaraan tanpa izin sehingga diperlukan sistem pengamanan tambahan yang mampu melakukan proses identifikasi pengguna secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pengaman Sidik Jari pada Sepeda Motor untuk Meningkatkan Keamanan Kendaraan Bermotor menggunakan teknologi fingerprint berbasis mikrokontroler. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Sistem dirancang menggunakan sensor fingerprint sebagai input identifikasi pengguna, mikrokontroler sebagai pusat pengolahan data, dan relay sebagai pengendali sistem kelistrikan sepeda motor. Mekanisme kerja sistem dilakukan melalui proses pendaftaran sidik jari pengguna, penyimpanan data identitas, verifikasi sidik jari, dan pemberian akses kendaraan apabila sidik jari sesuai dengan data yang telah tersimpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengaman berbasis sidik jari mampu memberikan pembatasan akses kendaraan berdasarkan identitas pengguna yang telah terdaftar. Sistem dapat membedakan pengguna yang memiliki hak akses dan pengguna yang tidak terdaftar, sehingga mampu meningkatkan keamanan kendaraan selama berada di lingkungan bengkel. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam mengurangi risiko kehilangan atau penyalahgunaan kendaraan serta meningkatkan kualitas layanan keamanan pada bengkel.
Sistem Pengamanan Sidik Jari Pada Sepeda Motor Untuk Meningkatkan Keamanan Kendaraan Bermotor Wawan Darmawan; Hafiizh Aththaariq; Bambang Subana Afandi; Ma’mun Johari
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (SINTEK)
Publisher : LPPM STMIK KUWERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56995/sintek.v6i3.322

Abstract

Keamanan kendaraan bermotor menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan, khususnya pada lingkungan bengkel yang melakukan aktivitas penerimaan, penyimpanan, dan perbaikan kendaraan pelanggan. Sistem keamanan sepeda motor yang masih menggunakan kunci kontak konvensional memiliki keterbatasan karena akses kendaraan masih dapat dilakukan oleh pihak lain apabila kunci berada pada orang yang tidak memiliki hak akses. Kondisi tersebut menimbulkan risiko penggunaan kendaraan tanpa izin sehingga diperlukan sistem pengamanan tambahan yang mampu melakukan proses identifikasi pengguna secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pengaman Sidik Jari pada Sepeda Motor untuk Meningkatkan Keamanan Kendaraan Bermotor menggunakan teknologi fingerprint berbasis mikrokontroler. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem. Sistem dirancang menggunakan sensor fingerprint sebagai input identifikasi pengguna, mikrokontroler sebagai pusat pengolahan data, dan relay sebagai pengendali sistem kelistrikan sepeda motor. Mekanisme kerja sistem dilakukan melalui proses pendaftaran sidik jari pengguna, penyimpanan data identitas, verifikasi sidik jari, dan pemberian akses kendaraan apabila sidik jari sesuai dengan data yang telah tersimpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengaman berbasis sidik jari mampu memberikan pembatasan akses kendaraan berdasarkan identitas pengguna yang telah terdaftar. Sistem dapat membedakan pengguna yang memiliki hak akses dan pengguna yang tidak terdaftar, sehingga mampu meningkatkan keamanan kendaraan selama berada di lingkungan bengkel. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam mengurangi risiko kehilangan atau penyalahgunaan kendaraan serta meningkatkan kualitas layanan keamanan pada bengkel.