Endang Widjajanti
Institut Sains dan Teknologi Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Prioritas Pengembangan Koridor Jalan Perkotaan di Kota Depok Berbasis Livable Street Menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) Teguh Iswahyudi; Endang Widjajanti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2922

Abstract

Perkembangan wilayah metropolitan telah mengubah fungsi jalan perkotaan dari prasarana lalu lintas menjadi ruang kota yang memengaruhi kualitas hidup. Penelitian ini menentukan prioritas pengembangan enam koridor jalan perkotaan di Kota Depok berdasarkan konsep Livable Street. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-evaluatif dengan dukungan observasi dan studi dokumen. Validasi isi oleh 15 ahli menghasilkan Aiken's V agregat 0,858 dan seluruh 30 elemen memenuhi V > 0,80. AHP digunakan untuk membobotkan enam kriteria dan 24 subkriteria, sedangkan koridor diperingkat melalui expert rating berbobot AHP. Keamanan dan keselamatan memperoleh bobot tertinggi 0,3570. Margonda Raya menempati prioritas pertama dengan skor 0,1960, diikuti Sawangan-Dewi Sartika 0,1722 dan Ir. H. Juanda 0,1618. Hasil penelitian mendukung penyusunan program keselamatan, konektivitas pedestrian, aksesibilitas, DED, koordinasi utilitas, dan tahapan pembangunan indikatif. Hasil pemeringkatan dapat menjadi dasar awal pengembangan infrastruktur jalan dalam perspektif Manajemen Konstruksi, dengan Margonda Raya diarahkan sebagai prioritas jangka pendek, sedangkan koridor lainnya dilaksanakan secara bertahap sesuai tingkat prioritas.
Evaluasi Kinerja Tenaga Pemeriksa Jembatan Kereta Api Lintas Purwakarta – Padalarang Tahun 2025 Agus Erianto; Endang Widjajanti
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2927

Abstract

liharaan jembatan kereta api sangat bergantung pada kecukupan dan kinerja tenaga pemeriksa di lapangan, sementara kajian yang secara kuantitatif mengevaluasi hubungan antara jumlah tenaga dan beban kerja pemeriksaan jembatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja tenaga pemeriksa jembatan kereta api di lintas Purwakarta–Padalarang, Daerah Operasi 2 Bandung, pada tahun 2025, ditinjau dari efektivitas, produktivitas, dan efisiensi, serta membandingkan kebutuhan tenaga aktual dengan standar dalam SOP Pemeriksaan Jembatan DJKA 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari dokumen resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PT KAI Persero serta lembar kerja dan foto dokumentasi pemeriksaan periode Januari–Desember 2025, yang dianalisis menggunakan workload analysis dan pivot table. Objek penelitian mencakup 268 unit jembatan (45 jembatan baja, 11 jembatan beton, dan 212 jembatan kecil) yang ditangani oleh 7 tenaga pemeriksa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat cakupan pemeriksaan sebesar 91,10% untuk jembatan baja, 86,36% untuk jembatan beton, dan 93,40% untuk jembatan kecil, dengan efisiensi kerja tim mencapai 187,43% terhadap standar OrangHari (OH) dalam SOP, mengindikasikan bahwa koefisien waktu standar pemeriksaan (7, 3, 3 OH) terlalu longgar dibandingkan kondisi aktual (1,96 OH/unit). Ditemukan pula kesenjangan kualifikasi, yaitu tidak adanya tenaga dengan sertifikasi Pemeriksa Prasarana Tingkat Pelaksana Lanjutan dalam tim. Penelitian ini merekomendasikan revisi koefisien standar waktu pemeriksaan, peningkatan kompetensi tenaga pemeriksa, dan penguatan prioritas pemeriksaan pada jembatan beton serta jembatan kecil yang belum mencapai target optimal.