Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Hipertensi di Jl. M. Sohor, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat Anggreini Ilmafi Zain; Aulia Rahmawati; Halimawati Halimawati; Bachrul Alam
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2961

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang membutuhkan pengobatan secara berkelanjutan untuk mengendalikan tekanan darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Keberhasilan terapi hipertensi tidak hanya dipengaruhi oleh pemberian obat, tetapi juga oleh kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat secara teratur. Tingkat pengetahuan mengenai hipertensi dan pengobatannya diduga menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Jl. M. Sohor, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berada di wilayah Jl. M. Sohor, Desa Sebatuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan masing-masing variabel penelitian, serta analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat. Hasil penelitian akan menunjukkan gambaran tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat serta hubungan antara kedua variabel berdasarkan hasil analisis statistik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya pengetahuan penderita hipertensi dalam mendukung kepatuhan terhadap pengobatan serta menjadi bahan pertimbangan dalam upaya meningkatkan pengendalian hipertensi di masyarakat.