Afna Fatimatuzzahra A'yun
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Anti-Bullying melalui Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi di SMP Negeri 26 Samarinda : Penelitian Adji Muhammad Zein Ramadhan; Afna Fatimatuzzahra A'yun; Ainun Fitri; Eugenius Sang; Hanifa Elsa Indriani; Muhammad Hilal Abqary; Madaniah Nuraini; Maria Demetria Yewun; Wulan Dyah Prameswari; Yulna Ningsih; Zenia Lutfi Kurniawati; Yuliana Yuliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7929

Abstract

Perundungan di lingkungan sekolah memerlukan upaya pencegahan yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran siswa untuk mengenali dan merespons perilaku perundungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran anti-bullying siswa SMP Negeri 26 Samarinda melalui sosialisasi dan edukasi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka KKN-PLP Kelompok 73 Universitas Mulawarman melalui persiapan materi, penyampaian edukasi dengan media presentasi, diskusi dan tanya jawab, sesi berbagi pengalaman, serta penguatan pesan pencegahan. Materi meliputi pengertian, bentuk fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying, dampak, tanda-tanda, faktor penyebab, serta langkah pencegahan. Hasil dianalisis secara deskriptif berdasarkan pengamatan keterlibatan dan respons lisan siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan beberapa secara sukarela mengungkapkan pengalaman direndahkan karena kondisi fisik, dikucilkan atau tidak ditemani, serta menyaksikan kekerasan fisik terhadap siswa lain. Respons tersebut menunjukkan indikasi peningkatan kesadaran dalam mengenali bentuk perundungan dan keberanian mengungkapkan pengalaman. Karena kegiatan belum menggunakan pre-test dan post-test, hasil tidak dinyatakan sebagai peningkatan kuantitatif. Edukasi berkala, saluran pelaporan aman, dan evaluasi terukur direkomendasikan sebagai tindak lanjut.