Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi letak astronomis Indonesia di kelas V-C SDN 05 Madiun Lor. Peserta didik mengalami kesulitan memahami konsep garis lintang, garis bujur, dan pembagian zona waktu karena pembelajaran masih didominasi metode ceramah serta penggunaan media yang kurang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media Smart Map. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas V-C SDN 05 Madiun Lor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat dari 68,42% (13 dari 19 peserta didik) pada pretest menjadi 78,95% (15 dari 19 peserta didik) pada posttest. Selanjutnya, pada siklus II ketuntasan belajar meningkat dari 47,37% (9 dari 19 peserta didik) pada pretest menjadi 94,74% (18 dari 19 peserta didik) pada posttest. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media Smart Map dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi letak astronomis Indonesia.