Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian. Namun, pelaku UMKM di Bekasi Utara masih mengalami kesulitan dalam menentukan prioritas strategi pengembangan usaha karena proses pengambilan keputusan masih dilakukan secara subjektif berdasarkan intuisi dan pengalaman pribadi. Kondisi tersebut menyebabkan strategi yang diterapkan sering kali kurang efektif dan tidak tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis website dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas kriteria berdasarkan penilaian delapan orang expert dari Bidang Produktivitas Dinas Ketenagakerjaan Kota Bekasi, sedangkan metode SAW digunakan untuk menentukan prioritas alternatif strategi berdasarkan penilaian lima puluh pelaku UMKM di Bekasi Utara. Kriteria yang digunakan meliputi biaya, dampak penjualan, kemudahan implementasi, waktu pelaksanaan, tingkat risiko, dan kebutuhan sumber daya manusia. Hasil pembobotan menggunakan metode AHP memenuhi syarat konsistensi sehingga dapat digunakan pada proses perangkingan menggunakan metode SAW. Sistem yang dibangun kemudian divalidasi dengan membandingkan hasil perhitungan website terhadap perhitungan manual menggunakan Microsoft Excel. Hasil validasi menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan perhitungan yang konsisten sehingga dapat digunakan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas strategi pengembangan UMKM secara objektif, sistematis, dan terukur.