Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Numerik Fragmentasi Shell Body Mortar Bomb 120 mm dengan Variasi Bahan Shell Body dan Bahan Peledak Menggunakan Metode SPH (Smoothed Particle Hydrodynamics) Ragil Pamungkas; Ardi Noerpamoengkas; Ahmad Yusuf Ismail
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 06 2026
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian fragmentasi merupakan salah satu parameter penting dalam menentukan efektivitas mortar bomb 120 mm namun memerlukan biaya yang besar dan tingkat keselamatan yang tinggi. Oleh karena itu dilakukan simulasi fragmentasi menggunakan finite element method dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bahan shell body dan bahan peledak terhadap pola fragmentasi yaitu jumlah pecahan, massa pecahan dan kecepatan pecahan dengan 4 kombinasi dari masing-masing bahan shell body dan bahan peledak, yaitu kombinasi A (S45C RDX), kombinasi B (A36 RDX), kombinasi C (S45C TNT) dan kombinasi D (A36 TNT). Penelitian dilakukan menggunakan perangkat lunak Altair Hyperworks dengan metode SPH (Smoothed Particle Hydrodynamics) dan initial detonation dimulai dari bagian depan mortar bomb. Hasil simulasi menunjukkan kombinasi A menghasilkan jumlah pecahan sebanyak 7.422 pcs dengan massa pecahan terbesar yaitu 407 gram dan kecepatan yang dihasilkan yaitu 2.101,75 m/s. Kombinasi B menghasilkan jumlah pecahan sebanyak 7.215 pcs dengan massa pecahan terbesar yaitu 289 gram dan kecepatan yaitu 2.031,48 m/s. Kombinasi C menghasilkan jumlah pecahan sebanyak 7.129 pcs dengan massa pecahan terbesar yaitu 407 gram dan kecepatan yaitu 1.927,36 m/s. Kombinasi D menghasilkan jumlah pecahan sebanyak 7.098 pcs dengan massa pecahan terbesar yaitu 443 gram dan kecepatan yaitu 1.791,95 m/s. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kombinasi A merupakan kombinasi terbaik karena memiliki jumlah pecahan terbanyak dan kecepatan tertinggi.