Feby Ratria Nastuti
Muhammadiyah University of Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Doomscrolling dan Religious Coping dalam Memprediksi Psychological Distress pada Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi Feby Ratria Nastuti; Nisa Rachmah Nur Anganthi
Jurnal Psikologi Integratif Vol. 14 No. 1 (2026): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v14i1.3614

Abstract

Final-year students writing their theses are vulnerable to psychological distress, such as depression and anxiety. Doomscrolling, the habit of continuously scrolling through negative content on social media to escape boredom, has the potential to increase this distress. Religious coping, as a faith-based strategy involving daily practices, can either alleviate or intensify psychological distress depending on the coping type. This study investigates the influence of doomscrolling and religious coping on distress among 267 eighth-semester engineering students at the University of Muhammadiyah Surakarta. Respondents were recruited through non-probability snowball sampling. Employing a quantitative correlational design and multiple linear regression analysis. The findings reveal that doomscrolling significantly increases psychological distress, positive religious coping significantly reduces it, and negative religious coping has no significant effect. Effective management of doomscrolling and reinforcement of positive religious coping are essential to mitigate distress in these students. Mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi sering mengalami kesulitan memenuhi tenggat waktu penyelesaian yang ditetapkan perguruan tinggi sehingga berisiko memperpanjang masa studi dan mengalami drop out (DO). Keterlambatan tersebut dapat memicu psychological distress. Salah satu perilaku yang diduga memperburuk kondisi tersebut adalah doomscrolling, yaitu kebiasaan mengonsumsi konten negatif secara berlebihan melalui media sosial. Sebaliknya, religious coping sebagai strategi koping yang berlandaskan keyakinan dan praktik keagamaan berpotensi memengaruhi tingkat psychological distress, bergantung pada bentuk koping yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh doomscrolling, positive religious coping, dan negative religious coping terhadap psychological distress pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 267 mahasiswa semester delapan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode snowball sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological distress, sedangkan positive religious coping berpengaruh negatif dan signifikan terhadap psychological distress. Sebaliknya, negative religious coping tidak berpengaruh signifikan terhadap psychological distress.