Kemandirian ekonomi keluarga di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, menghadapi tantangan signifikan akibat tingginya ketergantungan pada pendapatan suami yang mayoritas bekerja sebagai pengrajin sepatu, buruh, dan pedagang. Kondisi ekonomi yang fluktuatif pada tahun 2026 menuntut adanya sumber pendapatan alternatif. Namun, 20 ibu rumah tangga yang tergabung dalam Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Desa Pagelaran masih memiliki motivasi usaha yang rendah dan hambatan psikologis (mental block) terkait modal serta risiko bisnis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kewirausahaan dan memperkuat ekonomi keluarga melalui transformasi pola pikir dan pembekalan literasi bisnis praktis. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Masyarakat Partisipatif (Participatory Community Development) yang terdiri dari empat tahapan utama: sosialisasi, workshop motivasi "The Power of Mother-Preneur", pelatihan identifikasi peluang usaha berbasis potensi lokal (industri sepatu), serta pendampingan digitalisasi pemasaran. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 16-17 Mei 2026 bertempat di Mushola Al Barokah, Desa Pagelaran. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah perubahan paradigma peserta dari pengelola keuangan domestik menjadi pelaku ekonomi produktif, terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) RKI, serta munculnya rintisan usaha mikro berbasis rumah tangga. Melalui penguatan motivasi dan pendampingan berkelanjutan, program ini diproyeksikan mampu menciptakan ketahanan ekonomi keluarga yang lebih stabil dan mandiri bagi anggota RKI Desa Pagelaran.