Silalahi, Hans Hara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA PADA RSB NABASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCE SCORECARD DAN SWOT Silalahi, Hans Hara
Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol 3, No 2 (2019): JURNAL S1 TEKNIK INDUSTRI UNTAN
Publisher : Jurnal TIN Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.782 KB)

Abstract

Rumah Sakit Bersalin Nabasa merupakan rumah sakit swasta yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit ini ditujukan terkhusus untuk kesehatan ibu dan anak. Permasalahan yang terjadi pada RSB Nabasa yaitu banyaknya pesaing yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan ibu dan anak sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pelayanan guna menaikkan nilai akreditasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.Berdasarkan permasalahan tersebut maka pengukuran kinerja perlu dlilakukan agar dapat membuat usulan strategi guna meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Cara penyelesaian masalah yang dapat digunakan yaitu dengan metode Balanced Scorecard yang terdiri dari 4 perspektif antara lain perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal serta  perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.Empat perspektif pada metode Balance Scorecard menunjukkan hasil bahwa penilaian skor bernilai 4 dengan rata-rata penilaian yaitu 0,25. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja RSB Nabasa berada pada penilaian “Cukup”. Dari ke 4 perspektif tersebut, perspektif yang perlu dilakukan peningkatan yaitu pada perspektif keuangan dan perspektif proses bisnis internal. Perspektif keuangan mengalami rasio naik turun pada indikator current ratio dan rasio efisiensi. Naik turun nya rasio tersebut disebabkan oleh pengeluaran RSB Nabasa yang semakin meningkat setiap tahunnya. Pada perspektif proses bisnis internal, indikator rawat inap masih belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan yaitu AvLOS, TOI, BTO dan BOR sehingga perlu dibuat suatu strategi agar dapat memenuhi standar Dinas Kesehatan. Pada perspektif pelanggan, indikator kepuasan pelanggan mendapat nilai sebesar 89,77 pada hasil kuesioner dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa pasien sangat puas terhadap kinerja RSB Nabasa. Pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, indikator kepuasa pegawai mendapat nilai sebesar 77,94 pada hasil kuesioner dimana nilai tersebut menunjukkan bahwa pegawai merasa puas untuk bekerja di RSB Nabasa. Indikator retensi pekerja dan produktivitas pekerja mendapatkan nilai 1 dimana hasil ini menunjukkan bahwa kedua indikator tersebut memiliki kinerja yang bagus.Usulan strategi merupakan suatu cara untuk meningkatkan kinerja RSB Nabasa. Metode yang digunakan untuk membuat usulan strategi yaitu analisis SWOT. Pembuatan analisis SWOT akan mempertimbangkan visi misi rumah sakit dan hasil dari pengukuran kinerja yang telah dilakukan. Dari hasil analisis SWOT didapatkan 7 usulan strategi yang dapat diterapkan oleh RSB Nabasa untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan bersaing dengan kompetitor lainnya. Kata Kunci : Rumah sakit, Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard.