Farah Dianita Rahman
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN PADA ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK DI KABUPATEN LUMAJANG Elies Fajriah Nawangwulan; Farah Dianita Rahman; Ali Mukti
PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2024): PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/preschool.v5i1.67

Abstract

The ability to start counting is the ability that every child has to develop his abilities, the characteristics of this development start from the environment closest to him. In line with the development of children's abilities can increase to the stage of understanding the number, which is related to addition and subtraction. Beginning counting through the number train game media is one way to develop early numeracy skills in children. The purpose of this study was to determine the role of teachers as educators, mentors and trainers in developing early numeracy skills through the media of number train games in group B children in Kindergarten. The role of the teacher as an educator in this study is: the teacher always provides guidance and understanding in advance on the activities to be carried out through the number train game media, in the activities children do not feel bored and easily understand numbers. The role of the teacher as a guide in this study is: the teacher becomes the person who is always ready when students experience difficulties and the teacher always accompanies and monitors in carrying out initial counting activities through the number train game media. The role of the teacher as a trainer in this study is: the teacher prepares tools and materials in accordance with the theme of the initial counting activities to be carried out and the teacher trains children by giving assignments. This study uses a qualitative research method of case study research. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Miles, Hubberman and Saldana. While the validity of the data using source triangulation and technique triangulation.   ABSTRAK Kemampuan berhitung permulaan merupakan kemampuan yang dimiliki setiap anak untuk mengembangkan kemampuannya, karakteristik perkembangannya ini dimulai dari lingkungan terdekat dengan dirinya. Sejalan dengan perkembangan kemampuannya anak dapat meningkat ke tahap pengertian mengenai jumlah, yaitu berhubungan dengan penjumlahan dan pengurangan. Berhitung permulaan melalui media permainan kereta angka merupakan salah satu cara dalam mengembangkan kemampuan berhitung permulaan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sebagai pendidik, pembimbimbing dan pelatih dalam mengembangkan kemampuan berhitung permulaan melalui media permainan kereta angka pada anak kelompok B di Taman Kanak-kanak. Peran guru sebagai pendidik dalam penelitian ini yaitu: guru selalu memberikan pengarahan dan pemahaman terlebih dahulu pada kegiatan yang akan dilakukan melalui media permainan kereta angka, pada kegiatan anak tidak merasa bosan dan mudah memahami angka. Peran guru sebagai pembimbing dalam penelitian ini ialah: guru menjadi orang yang selalu siap ketika peserta didik mengalami kesulitan serta guru selalu mendampingi dan memantaudalam melakukan kegiatan berhitung permulaan melalui media permaianan kereta angka. Peran guru sebagai pelatih dalam penelitian ini yaitu: guru menyiapkan alat dan bahan yang sesuai dengan tema kegiatan berhitung permulaan yang akan dilaksanakan serta guru melatih anak dengan cara pemberian tugas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles, Hubberman dan Saldana. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangualasi sumber dan triangulasi teknik.
Stimulasi Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Fonik pada Anak Usia Dini Wulidatul Rohma; Farah Dianita Rahman; Ali Mukti
PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): PRESCHOOL: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/preschool.v5i2.98

Abstract

Early reading ability is a crucial foundation for children’s literacy development. However, observations in many early childhood institutions in Indonesia, including PAUD Islam Terpadu Az-Zahroh Ambulu, show that children often struggle to recognize and write vowels correctly, indicating low early reading skills. This study aims to describe teachers’ efforts in stimulating early reading ability through the phonics method and to identify supporting and inhibiting factors in its implementation. A qualitative case study approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation involving the principal and Group A teachers. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana interactive model, with triangulation ensuring data validity. The results show that teachers stimulated reading through activities such as introducing vowels using tactile letter cards, writing in sand, singing phoneme songs, and reading phoneme cards. Supporting factors included adequate learning media and teacher training, while inhibiting factors were time constraints and limited access to phonics materials. The phonics method proved effective in strengthening children’s early reading readiness.   Abstrak Kemampuan membaca permulaan merupakan dasar penting bagi perkembangan literasi anak usia dini. Namun, hasil observasi di beberapa lembaga PAUD, termasuk PAUD Islam Terpadu Az-Zahroh Ambulu, menunjukkan bahwa anak sering kesulitan mengenali dan menulis huruf vokal dengan benar, menandakan rendahnya kemampuan membaca awal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam menstimulasi kemampuan membaca permulaan melalui metode fonik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru kelompok A. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menstimulasi membaca melalui kegiatan mengenalkan huruf vokal dengan kartu huruf raba, menulis di pasir, menyanyikan lagu fonem, dan membaca kartu fonem. Faktor pendukung mencakup media dan pelatihan guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan ketersediaan alat fonik. Metode fonik terbukti efektif memperkuat kesiapan membaca anak usia dini.