Annisa Hartiyaningsih
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respon Biologis Ikan Patin (Pangasius djambal) dan Kualitas Air Pada Sistem Akuaponik Dengan Variasi Dosis Eco Enzyme Berbeda Annisa Hartiyaningsih; Ary Susatyo Nugroho; Rivanna Citraning Rachmawati
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/xfej4v93

Abstract

Abstrak – Ikan patin (Pangasius djambal) merupakan komoditas air tawar yang kinerja budidayanya dipengaruhi oleh kualitas media pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelangsungan hidup, pertambahan panjang, pertambahan bobot, dan kualitas air pada tiga kolam akuaponik dengan dosis eco enzyme berbeda. Pemeliharaan berlangsung selama 90 hari menggunakan tiga kolam, masing-masing berisi 100 ekor ikan. P0 tidak menerima eco enzyme, sedangkan P1 dan P2 masing-masing menerima 1,0 dan 1,5 mL/L. Karena setiap perlakuan hanya diterapkan pada satu kolam, data dianalisis secara deskriptif dan tidak digunakan untuk menyimpulkan pengaruh kausal. Untuk menyesuaikan catatan persentase kelangsungan hidup dengan jumlah awal 100 ekor per kolam, jumlah ikan hidup akhir direkonstruksi menjadi 98 ekor pada P0, 97 ekor pada P1, dan 99 ekor pada P2; rekonstruksi ini perlu diverifikasi menggunakan catatan mortalitas asli. Pada hari ke-90, panjang akhir rata-rata berturut-turut adalah 18,46; 17,63; dan 19,49 cm, sedangkan bobot akhir rata-rata adalah 57,86; 52,42; dan 61,85 g. Pertambahan panjang dan bobot tertinggi secara deskriptif terdapat pada P2, sedangkan P1 menunjukkan nilai terendah. Namun, amonia pada P2, nitrit pada seluruh kolam, nitrat pada P0 dan P2, serta oksigen terlarut pada seluruh kolam belum memenuhi nilai acuan yang digunakan dalam dokumen sumber. Temuan menggambarkan kecenderungan pada masing-masing kolam dan belum membuktikan efektivitas dosis eco enzyme.