Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan kegiatan yang dapat menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman, terhindar dari gangguan fisik dan mental yang dilakukan melalui pelatihan, pengarahan, dan kontrol terhadap pelaksanaan tugas karyawan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang terencana dengan baik dan dilakukan memenuhi standar akan menjamin keselamatan dan kesehatan kerja karyawan, pasien, serta pengunjung demi mewujudkan zerro accident diperusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Rumah Sakit HJ. Bunda Halimah Kota Batam Tahun 2024. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 30 sampel, yang dipilih dari beberapa departemen, diseleksi dan ditentukan sesuai kriteria penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian campuran, yang terdiri dari penelitian kuantitatif dan kualitatif. Secara kuntitatif menentukan jumlah sampel yang akan diwawancarai, sementara secara kualitatif mendeskripsikan hasil data kuantitatif, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian diperoleh dari 64 kriteria SMK3 Tahap Awal, Rumah Sakit HJ. Bunda Halimah Kota Batam sudah memenuhi 60 kriteria SMK3, dan 4 kriteria yang belum tercapai dengan tingkat penilaian penerapan 94% kategori penerapan sangat baik. Untuk program keselamatan kerja, dari 30 responden 2 responden mengatakan tidak adanya program/ manajemen risiko, sedangkan pada program kesehatan kerja, 30 responden 1 diantaranya mengatakan tidak adanya program kesehatan kerja di Rumah Sakit HJ. Bunda Halimah Kota Batam. Untuk 4 kriteria yang belum tercapai tersebut, hendaknya agar Rumah Sakit HJ. Bunda Halimah mencukupi jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) dibagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta rutin meninjau, mengawasi dan mengevaluasi sistem dan program K3.