Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN MAKROPLASTIK PADA PANTAI MANGGAR KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR PADA DUA PERIODE YANG BERBEDA Ika Pratia Damayanti; Ghitarina; Akhmad Rafi'i
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ky5km279

Abstract

Sampah plastik telah menjadi masalah besar di seluruh dunia, banyak dari semua sampah plastik yang dibuang melalui sungai akan berakhir di laut. Berbagai masalah yang timbul akibat sampah plastik menyebabkan penyakit, memengaruhi jaring makanan, mengurangi metabolisme ikan dan memengaruhi metabolisme tumbuhan laut seperti mangrove dan lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis makroplastik yang ditemukan di pantai Manggar, menghitung jumlah, berat, komposisi dan kepadatan makroplastik yang ditemukan di pantai Manggar, dan untuk mengetahui perbedaan kepadatan sampah makroplastik pada dua periode yang berbeda di wilayah pesisir Manggar. Pengambilan sampel dilakukan dalam dua periode berdasarkan musim peralihan barat ke timur dan musim timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan transek 100 meter dan 5 sub-transek berukuran 5x5 meter. Jenis-jenis makroplastik yang ditemukan di sedimen pesisir Manggar adalah film, serat, fragmen, dan styrofoam. Komposisi sampah paling dominan berdasarkan berat pada periode I adalah 72,93% serat, 20,93% fragmen, 5,36% styrofoam, dan 0,78% film. Pada periode II, yang paling dominan adalah serat 49,85%, fragmen 25,25%, film 18,25%, dan styrofoam 6,65%. Sementara itu, densitas makroplastik pada periode I dan II masing-masing sebesar 2,08 butir/m2 dan 1,32 butir/m2. Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara periode I dan II (sig ρ 0,470 > sig α0,05).
JENIS DAN KEPADATAN MAKROPLASTIK PADA SEDIMEN DI PESISIR PANTAI SERAYA KOTA BALIKPAPAN KALIMANTAN TIMUR Sasha Aida Fitriyani; Akhmad Rafi'i; Hamdhani
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v4i1.889

Abstract

Sampah plastik sangat mudah ditemukan di daratan maupun di perairan, salah satunya di wilayah pesisir. Pencemaran sampah plastik di wilayah pesisir menjadi ancaman serius, yang diakibatkan kurangnya kesadaran manusia dalam mengelola sampah plastik yang dapat mempengaruhi kualitas perairan, terganggunya ekosistem perairan dan mengurangi keindahan pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, menghitung jumlah, berat, komposisi dan kepadatan serta mengetahui perbedaan kepadatan makroplastik pada dua periode di pesisir pantai Seraya.  Penelitian ini dilakukan sebanyak dua periode berdasarkan musim peralihan angin barat ke timur dan musim timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan pemasangan garis transek sepanjang 100 m dan dibagi menjadi 5 jalur yang berjarak 20 m serta setiap jalur dipasang sub transek yang berukuran 5 x 5 m. Jenis makroplastik yang diperoleh selama penelitian adalah fiber, film, fragmen dan styrofoam. Komposisi berdasarkan berat periode I didominasi oleh jenis fiber (49,57%) dan periode II didominasi oleh jenis fragmen (32,84%) sedangkan komposisi berdasarkan jumlah periode I dan II masing masing didominasi oleh jenis film (59,69%) dan (51,37%). Kepadatan makroplastik pada periode I sebanyak 7,84 item/m2 dan pada periode II sebanyak 11,68 item/m2. Hasil uji Mann-Whitney terhadap kepadatan makroplastik antar periode I dan II tidak memiliki perbedaan yang signifikan (Sig ρ0,564 > α0,05).
KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN MUARA SEMBILANG KECAMATAN SAMBOJA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Bayu Swandanu; Akhmad Rafi'i; Ristiana Eryati
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v4i2.1517

Abstract

Sampah plastik yang menumpuk menyebabkan beberapa permasalahan baik pada ekosistem maupun lingkungan. Penguraian plastik baru dapat terjadi selama ratusan tahun ke depan. Sampah plastik yang mengalami fragmentasi menjadi mikroplastik dapat masuk ke perairan kemudian masuk ke tubuh organisme laut sehingga dapat mengganggu metabolisme pada tubuh organisme. Penelitian ini khususnya dilakukan pada perairan Muara Sembilang Kecamatan Samboja yang bertujuan untuk mengetahui jumlah, jenis, komposisi dan hubungan antara panjang ikan dengan jumlah mikroplastik pada saluran pencernaan Ikan Bandeng (Chanos chanos). Sampel ikan Bandeng diperoleh menggunakan alat tangkap belat di perairan Muara Sembilang, sampel ikan kemudian diukur, dibedah dan diambil saluran pencernaannya, selanjutnya  sampel didestruksi kering pada suhu 100oC selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis mikroplastik yang didapatkan pada saluran pencernaan Ikan Bandeng, yaitu fiber sebanyak 6 partikel/ind, film dengan kelimpahan 4,7 partikel/ind dan fragmen dengan kelimpahan 3,8 partikel/ind. Hasil uji Korelasi Pearson menunjukan ukuran panjang ikan Bandeng tidak berkorelasi terhadap jumlah mikroplastik