Proses pengeringan gabah merupakan salah satu tahapan penting dalam penanganan pascapanen yang berpengaruh terhadap kualitas hasil panen. Pengeringan gabah secara konvensional masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketergantungan terhadap kondisi cuaca, pengadukan yang dilakukan secara manual, serta kebutuhan pengawasan secara terus-menerus sehingga menyebabkan proses pengeringan menjadi kurang efisien dan distribusi panas tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengaduk padi otomatis yang mampu meningkatkan efisiensi proses pengeringan gabah serta menyediakan fitur kendali dan monitoring jarak jauh berbasis Internet of Things (IoT). Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembapan lingkungan, relay sebagai pengendali aktuator, motor DC sebagai penggerak mekanisme pengaduk, serta aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan Firebase untuk mendukung monitoring dan pengendalian sistem secara real-time. Pengujian dilakukan terhadap sensor, motor pengaduk, relay, aplikasi, dan keseluruhan sistem untuk mengevaluasi kinerja setiap komponen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen sistem berhasil bekerja secara terintegrasi sesuai dengan rancangan. Sensor DHT22 mampu membaca kondisi suhu dan kelembapan dengan baik, ESP32 dapat memproses dan mengirimkan data secara real-time, sedangkan aplikasi berhasil menampilkan informasi monitoring, status motor, pengaturan jadwal, serta riwayat aktivitas pengadukan. Sistem juga mampu mengoperasikan motor pengaduk secara manual maupun otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Implementasi sistem ini mampu membantu proses pengadukan gabah secara lebih teratur, meningkatkan pemerataan proses pengeringan, mengurangi kebutuhan pengawasan manual, serta mendukung proses pengeringan gabah yang lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things.