Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Klasifikasi Bir Al-Walidaini dan Uquq Al-Walidain dalam Al-Quran Surah Al-Isra Ayat 23-24 Menurut Imam Qurthubi (580-671 H) dan Sayyid Qutub (1324-1386 H) Khoirul Falah; Sukiman
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i9.3863

Abstract

Fenomena meningkatnya kasus kekerasan terhadap orang tua menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga nilai penghormatan dan bakti kepada orang tua pada generasi muda. Salah satu kasus yang menjadi perhatian publik adalah tindakan anak yang melakukan kekerasan terhadap ibunya akibat konflik sederhana terkait penggunaan telepon genggam. Dalam perspektif Islam, perilaku tersebut termasuk bentuk ‘uqūq al-wālidayn yang bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an mengenai kewajiban berbakti kepada orang tua (birr al-wālidayn). Penelitian ini bertujuan menganalisis makna QS. Al-Isrā’ [17]: 23–24 berdasarkan perspektif tafsir Imam al-Qurṭubī dan Sayyid Quṭb serta mengidentifikasi nilai birr al-wālidayn dan ‘uqūq al-wālidayn dalam kedua penafsiran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research dan analisis tafsir muqāran (komparatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Isrā’ [17]: 23–24 menegaskan kewajiban menghormati, menyayangi, dan memperlakukan orang tua dengan baik, sekaligus melarang segala bentuk ucapan maupun tindakan yang menyakiti mereka. Kedua mufasir menempatkan bakti kepada orang tua sebagai nilai moral dan keagamaan yang memiliki kedudukan tinggi dalam kehidupan seorang muslim.